Home > Pertahanan

Sosok Lima Pangdam Baru, Alumnus Akmil 1991 dan Termuda 1996

Pangdam Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi termuda dan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Niko Fahrizal paling senior.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Sumber:Republika.co.id
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Sumber:Republika.co.id

JAKARTA -- Lima posisi panglima kodam (pangdam) bergeser dalam mutasi terbaru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Rotasi dan mutasi itu berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/216/II/2024 yang diteken Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Jakarta tanggal 21 Februari 2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

"Resmi ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 38 pati (perwira tinggi) TNI terdiri dari 28 pati TNI AD, tiga pati TNI AL, dan tujuh pati TNI AU," ucap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar dalam siaran pers di Jakarta, Ahad (25/2/2024).

Dari 28 pati TNI yang dimutasi, lima di antaranya adalah pangdam. Mereka adalah Mayjen Tandyo Budi Revita dari Pangdam IV/Diponegoro menjadi Wakil KSAD. Tandyo merupakan teman seangkatan Jenderal Agus karena sama-sama lulusan Akmil 1991. Posisi Pangdam Diponegoro akan diduduki Mayjen Deddy Suryadi (1996) yang sebelumnya menjabat Danjen Kopassus.

Kemudian, Mayjen Erwin Djatniko mendapat promosi dari Pangdam III/Siliwangi menjadi Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad). Jabatan Pangdam Siliwangi akan diduduki Mayjen Mohammad Fadjar (Akmil 1993), yang sebelumnya mengemban Dirjen Pothan Kemenhan.

Berikutnya, Mayjen Novi Helmy Prasetya dari Pangdam Iskandar Muda digeser menjadi Asisten Teritoriar (Aster) Panglima TNI. Jabatan tersebut akan ditempati Mayjen Niko Fahrizal (Akmil 1991) yang sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad).

Setelah itu, Mayjen Legowo WR Jatmiko harus melepaskan posisi Pangdam XIII/Merdeka untuk dimutasi menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat III KSAD Bidang Banusia. Posisi tersebut akan diduduki Mayjen Candra Wijaya (Akmil 1991) yang sebelumnya merupakan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud).

Terakhir, Mayjen Harfendi dari Pangdam IX/Udayana digeser menempati Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI. Jabatan tersebut diserahkan kepada Mayjen Bambang Trisnohadi (1993) yang akan melepaskan posisi Dirjen Strahan Kemenhan.

× Image