Home > Mancanegara

Pesawat Pengebom Tu-22M3 Backfire-C Rusia Jatuh di Irkutsk

Keempat awak pesawat Tu-22M3 sempat terlempar keluar, namun, seorang pilot tewas saat mendarat.
Pesawat pengebom Tu-22M3 Backfire-C milik Rusia jatuh di Irkuts. Sumber: Defence Blog
Pesawat pengebom Tu-22M3 Backfire-C milik Rusia jatuh di Irkuts. Sumber: Defence Blog

JAKARTA -- Pesawat pengebom Tu-22M3 Backfire-C milik Rusia jatuh saat melakukan penerbangan rutin di wilayah Irkutsk, demikian laporan media pemerintah Rusia pada Rabu (2/5/2025), mengutip Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia. Irkutsk adalah salah satu kota besar di Siberia dan menjadi pusat pemerintahan subjek federal Oblast Irkutsk.

Menurut informasi awal, insiden tersebut disebabkan oleh kerusakan teknis. Kemenhan mengatakan, keempat awak pesawat terlempar keluar dari pesawat. Namun, seorang pilot tewas saat mendarat. "Pesawat jatuh di daerah tak berpenghuni," kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan di darat dikutip dari Blog Defence.

Pesawat supersonik Tu-22M3, yang diproduksi oleh Biro Desain Tupolev, merupakan platform utama dalam armada penerbangan jarak jauh Rusia. Meskipun awalnya dikembangkan selama Perang Dingin untuk membawa senjata nuklir, pesawat tersebut sejak saat itu telah digunakan untuk mengirimkan serangan rudal jelajah konvensional, termasuk serangan rudal Kh-22 dan Kh-32 terhadap target infrastruktur di Ukraina.

Saluran Telegram Mash, yang terkait erat dengan dinas keamanan Rusia, melaporkan, pesawat pengebom tersebut jatuh di Distrik Usolsky di wilayah Irkutsk. Media tersebut mengklaim pesawat tersebut menabrak kabel listrik selama kecelakaan, yang menyebabkan pemadaman listrik di dua permukiman di dekatnya. Pihak berwenang Rusia belum mengonfirmasi detail ini.

Tu-22M3 merupakan bagian dari komponen udara dari pencegah strategis Rusia, tetapi juga memainkan peran utama dalam operasi serangan konvensional jarak jauh selama perang Moskow di Ukraina. Pesawat pengebom tersebut telah digunakan untuk meluncurkan serangan rudal jarak jauh jauh ke wilayah Ukraina, yang menargetkan pusat logistik, infrastruktur listrik, dan sistem pertahanan udara.

× Image