Home > Mancanegara

Antisipasi Balasan Iran, AS Kerahkan Kapal Perusak USS Wayne E Meyer

USS Wayne E Meyer bisa melakukan pertahanan udara dan pencegatan rudal balistik, yang menandakan kemungkinan respons AS terhadap Iran.
Kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Wayne E Meyer (DDG-108) di Samudra Hindia. Sumber: US Navy
Kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Wayne E Meyer (DDG-108) di Samudra Hindia. Sumber: US Navy

ASSS Wayne E Meyer (DDG-108) di dekat Diego Garcia, sebuah pulau terpencil, namun penting secara strategis di Samudra Hindia. Perkembangan itu telah menimbulkan dampak di kalangan militer dan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait masalah proyek nuklir.

Penampakan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan, menyusul ancaman Iran untuk menargetkan pulau tersebut dengan rudal balistik jarak jauh dan pesawat drone jika AS menggunakannya sebagai tempat persiapan untuk serangan terhadap wilayah Iran. Gambar-gambar yang dibagikan di X menunjukkan kapal perang tersebut berada sekitar 650 kilometer di timur laut pangkalan Diego Garcia.

Hal itu pun menimbulkan pertanyaan tentang postur militer AS di wilayah tersebut dan potensi eskalasi dengan Iran. USS Wayne E Meyer, kapal perusak kelas Arleigh Burke yang dilengkapi dengan sistem tempur Aegis yang canggih, merupakan aset tangguh yang mampu melakukan pertahanan udara dan pencegatan rudal balistik, yang menandakan kemungkinan respons AS terhadap retorika provokatif Iran.

Seiring dengan perkembangan situasi, kehadiran kapal perusak itu menggarisbawahi peran penting Diego Garcia dalam strategi AS dan permainan catur yang lebih luas yang terjadi di Samudra Hindia. USS Wayne E Meyer bukanlah kapal perang biasa.

Ditugaskan pada 2009 dan diberi nama Laksamana Muda Wayne E Meyer, tokoh kunci dalam pengembangan sistem Aegis, kapal perusak tersebut merupakan teknologi angkatan laut yang paling mutakhir. Sebagai varian Flight IIA, kapal itu berukuran panjang 509 kaki, bobot sekitar 9.200 ton, dan ditenagai oleh empat turbin gas General Electric LM2500-30, yang memungkinkannya mencapai kecepatan melebihi 30 knot.

× Image